EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISME)
OLEH : IRVAN INDRI ATMAKA
NPM : 10131010008
DOSEN PEMBIMBING : Prof. SUPLI EFFENDI RAHIM
PROGRAM PASCA SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
PEMINATAN ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA HUSADA
PALEMBANG 2014
A.
Pendahuluan
EM disini adalah Effective Microorganisme (EM).
EM merupakan kultur campuran dari microorganisms yang menguntungkan bagi pertumbuhan
tanaman. EM diaplikasikan sebagai inokulan untuk meningkatkan keragaman dan populasi
mikroorganisme di dalam tanah dan tanaman, yang selanjutnya dapat meningkatkan kesehatan,
pertumbuhan, kuantitas dan kualitas produksi tanaman. Teknologi, konsep penerapan
EM dalam bidang pertanian telah dilakukan secara mendalam oleh Prof. Dr. TeruoHiga
di Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang. Dalam skala luas, EM telah diterapkan oleh
petani organic di Jepang, Thailand, Brazil, Amerika Serikat, Indonesia,
Philiphina, Srilangka, Cina, Korea Selatan, Taiwan, India, Perancis, Malaysia,
New Zealand, Laos, Myanmar,, dll. Dari tahun 1989 sampai saat ini, pengembangan
teknolgi EM masih terus dilakukan.
B.
PEMBUATAN EM4
Sebagai starter mikroorganisme pada proses
dekomposer EM4 menjadi begitu penting dalam dunia pertanian organik. Jika kita harus
membeli EM4 tersebut harganya lumayan mahal, padahal ada berbagai cara untuk membuat
EM4 sendiri dengan harga bahan baku yang sangat murah. Salah satu caranya adalah
sebagai berikut:
I.
Bahan
- bahan :
1) Pepaya
matang atau kulitnya 0,5 kg.
2) Pisang
matang atau kulitnya 0,5 kg.
3) Nanas
matang atau kulitnya 0,5 kg.
4) Kacang
panjang segar 0,25 kg.
5) Kangkung
air segar 0,25 kg.
6) Batang
pisang muda bagian dalam 1,5 kg.
7) Gula
pasir 1 kg.
8) Air
tuak dari nira / Air kelapa 0,5 liter.
Dokumentasi :
II.
Cara Pembuatan :
1) Bahan – bahan (nomor 1 s/d 6) dihancurkan
hingga ukuran menjadi agak halus. Buah harus yang sudah matang atau dapat juga digunakan
kulit buah yang tidak dimakan.
2) Setelah
dihancurkan, campuran bahan tersebut dimasukkan dalam ember atau tempat yang
dapat ditutup.
3) Campurkan
gula pasir dan tuak / air kelapa dalam ember atau tempat yang dapat ditutup tadi
dan aduk hingga rata.
4) Wadah
ditutup rapat dan disimpan selama 7 hari.
5) Setelah
7 hari larutan yang dihasilkan dikumpulkan secara bertahap setiap hari hingga habis.
6) Larutan
tersebut disaring dan dimasukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. Larutan tersebut
adalah EM4 yang siap digunakan dan dapat bertahan hingga 6 bulan. Ampas dari hasil
penyaringan larutan bias digunakan sebagai pupuk kompos.
C.
PEMANFAATAN
EM4
I.
Di Bidang
Pertanian
Tanaman
Padi, Palawija, Sayuran, bunga dan tanaman setahun lainnya. Dosis dan Perlakuannya
Sebagai pupuk dasar, gunakan BOKASHI sebanyak 3-5 ton per Ha. Untuk penyemprotan
gunakan EM4 sebanyak 3-10 ml per liter air dilakukan setiap satu minggu sekali,
disemprotkan secara merata ketanah dan tubuh tanaman. Produk EM4 Pertanian merupakan kultur EM
dalam medium cair berwarna coklat kekuning-kuningan, berbau asam. Didalam medium cair, EM4 pertanian berada dalam kondisi istirahat (dorman).
Sewaktu diinokulasikan dengan cara mnyemprotkannya ke
dalam bahan organic dan tanah atau pada tubuh tanaman, EM4 pertanian akan aktif memfermentasi memfermentasi bahan organic
(sisa-sisa tanaman, pupuk hijau, pupuk kandang, dll) yang terdapat dalam tanah.
Hasil fermentasi bahan organic tersebut adalah berupa senyawa organic yang
mudah diserap langsung oleh perakaran tanaman misalnya gula, alcohol, asam
amino, protein, karbohidrat, vitamin dan senyawa organic lainnya.
Pemberian bahan organic ke dalam tanah tanpa inokulasi
EM4 Pertanian akan menyebabkan
pembusukan bahan organic yang terkadang akan menghasilkan unsur anorganic
sehiingga akan menghasilkan panas dan gas beracun yang dapat mengganggu
pertumbuhan tanaman. Selain mendekomposisi bahan organic di dalam tanah,
EM4 Pertanian juga merangsang perkembangan
mikroorganisme lainnya yang menguntungkan untuk pertumbuhan tanaman, misalnya bakteri
pengikat nitrogen, bakteri pelarut fosfat dan mikoriza. Mikoriza membantu tumbuhan
menyerap fosfat di sekilingnya. Ion fosfat dalam tanah yang sulit bergerak menyebabkan
tanah kekurangan fosfat. Dengan EM4
Pertanian hifemikoriza dapat meluas dari misellium dan memindahkan fosfat
secara langsung kepada inang dan mikroorganisme yang bersifat antagonis terhadap
tanaman. EM4 Pertanian juga melindungi tanaman dari serangan penyakit karena sifat
antagonisnya terhadap pathogen yang dapat menekan jumlah pathogen di dalam tanah
atau pada tubuh tanaman.
Manfaat EM4 dibidang Pertanian :
Ø
Memperbaiki
sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
Ø
Mempercepat
proses fermentasi pada pembuatan Kompos.
Ø
Meningkatkan
ketersediaan nutrisi tanaman, serta menekan aktivitas serangga hama dan
mikroorganisme patogen.
Ø
Meningkatkan
dan menjaga kestabilan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi.
II.
Bidang
Peternakan
Manfaat :
Ø
Mengurangi
polusi bau khususnya pada kandang ternak dan lingkungan sekitarnya.
Ø
Mengurangi stress pada ternak.
Ø
Menyehatkan ternak.
Ø
Menyeimbangkan
mikroorganisme di dalam perut ternak.
Ø
Meningkatkan nafsu makan ternak.
Ø
Menekan penyakit pada ternak.
Ø
Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ternak.
Cara Pemakaian :
Ø
Sebagai air minum ternak, Larutkan 1 cc EM4
per satu liter air minum setiap hari.
Ø
Larutkan
1 cc EM4 per satu liter air, kemudian disemprotkan ke dalam pakan ternak.
Untuk mencegah bau
kotoran dan kandang ternak, larutkan EM4 dan Molas ke dalam air dengan perbandingan
1:1:100 kemudian disimpan dalam tempat yang tertutup rapat selama 1-2 hari
kemudian dipergunakan untuk menyemprot kandang dan pada badan ternak dengan
dosis 10 cc larutan dalamn 1 liter air.
III.
Di
Bidang Perikanan
Manfaat
:
Ø
Memperbaiki mutu air tambak.
Ø
Menguraikan bahan-bahan sisa makanan, kotoran
udang / ikan menjadi senyawa organik yang bermanfaat.
Ø
Menekan serangan mikroorganisme patogen.
Ø
Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tambak.
Ø
Menekan hama dan penyakit.
Cara Pemakaian :
Ø Pada
saat pengolahan dasar tambak diberikan Bokashi sebanyak 5 ton/ha,selanjutnya disiram
larutan EM4 sebanyak 4 liter/ha dan dibiarkan selama 2 minggu.
Ø Pada saat masa pertumbuhan diberikan EM4 sebanyak 16
liter per hektar.
Ø Interval
waktu pemberian EM4 adalah 1 bulan sekali atau tergantung pada kondisi air
tambak.
D.
DAFTAR
PUSTAKA
(On Line) (http://ahmadfasoni.blogspot.com/2013/10/cara-membuat-em4.html,
diakses tanggal 17 April 2014).









Tidak ada komentar:
Posting Komentar